Inspirasi hari ini :
Suatu hari di sebuah desa.. Seorang Pria paruh baya tampak sedang bermain-main dengan anakny yg masih kecil.. Sementara istrinya sedang bekerja di dapur..
Ayah yang sangat mencintai anaknya itu berjalan-jalan mengelilingi rumah sambil memanggul anak kesayangannya di atas pundak. Ketika mereka sampai di tengah rumah, sang ayah membiarkan anaknya itu berdiri di atas pundaknya dan menggapai ke atas untuk menyentuh kayu penyangga atap.
Setelah berhasil memegang kayu penyangga atap, anak kecil itu sangat senang sembari berteriak-teriak,
"Mama.. Mama..., lihat, ayo lihat ke sini... Sekarang aku lebih besar daripada Ayah... Ayoo Lihat ! Aku bisa menyentuh kayu penyangga atap sedangkan ayah tidak bisa."
Sambil tersenyum ibunya berusaha menyenangkan hati anak nya dan seraya berkata,
"Wuaah... Hebat sekali... kamu sungguh seorang anak yang besar dan kuat."
Tak lama kemudian, sang ayah meminta anaknya agar berpegangan erat-erat pada kayu itu dan perlahan-lahan si ayah mulai merendahkan diri (membungkuk).. Dan membiarkan anak itu bergantung sendirian..
(Spontan) Kini anak kecil itu menjerit-jerit ketakutan karena pijakannya tidak ada lagi..
"Ayah.. Ayah.. Tolong jangan tinggalkan saya.. Tolong ayah... Aku takut terjatuh..!!"
===================================
Nah Sahabat sekalian..
"Bukankah seringkali kita bersikap seperti anak kecil tadi..??"
Ketika kita berhasil melakukan sesuatu yang baik dan hebat, kita lalu merasa bahwa diri kita sungguh hebat dan LUAR BIASA..!!
Padahal sesungguhnya, di balik keberhasilan kita ada Seorang Pribadi yang tidak pernah meninggalkan kita?? dan DIA pula lah yang sebenarnya telah membuat kita berhasil, menggapai apa yg kita inginkan..
Jadi jangan pernah menyombongkan kesuksesan ataupun keberhasilan kita, karena bukan kemampuan kita yang membuat kita berhasil namun tangan Tuhan lah, yang telah membuat kita berhasil.
Tetap Semangat, beriring Do'a !!!
====================================
Modified by : ian
" Original_Share/from : MAT "
Jumat, 07 Februari 2014
Dibalik Rahasia "Sang Jenderal Penakluk"
Pada jaman dulu, ada seorang jenderal di Tiongkok yg selalu menang dlm setiap pertempuran. Yg menarik, sblm memulai peperangan, ia selalu melempar keping uang.
Lalu ia berkata kpd seluruh prajuritnya ;
"Saya akan lemparkan keping uang ini.. Jika yg muncul adalah sisi gambar, maka itu berarti dewa-dewa akan menyertai kita!! Itu berarti kemenangan kita telah ditentukan dari langit..!!"
Ketika ia melemparkan kepingan uang itu, yg muncul adalah sisi gambar.. Sontak Hal itu disambut gembira oleh prajurit-prajuritnya.. Karena mereka yakin bahwa Dewa Langit sudah memberikan kemenangan kepada mereka..
Hal itu membuat para prajurit berperang dengan Semangat dan Penuh Keberanian.. Dan ternyata benar, bahwa akhirnya mereka selalu menang dalam setiap pertempuran.. Hal tersebut terjadi berulang-ulang, hingga Jenderal itu dijuluki "Sang Jenderal Penakluk"..
Berabad-abad kemudian, rahasia jenderal yg tak terkalahkan itu terkuak. Bahwasanya, ternyata kepingan uang yg dilemparkan itu kedua sisinya adalah gambar! (Nah_Lo) ??
Pesan Moral :
"Sesungguhnya, Kemenangan sangat ditentukan oleh faktor Mental.. Jika secara Mental sudah Menang, maka secara otomatis kita sudah memenangkan separuh Pertandingan.."
Closing :
"Tanyakan pada diri anda, Bagaimana keadaan mentalmu hari ini??"
Bangunlah Mental yg Positif, Gigih, Pantang menyerah, sekalipun saat ini anda sedang menghadapi atau dihadapkan pada situasi yg buruk..
Dan Jadilah pemenang dalam segala situasi!
==============================
"Selamat Berkarya & Tetap semangat!!"
==============================
Modified by : ian
" Original_Share/from : MAT "
Lalu ia berkata kpd seluruh prajuritnya ;
"Saya akan lemparkan keping uang ini.. Jika yg muncul adalah sisi gambar, maka itu berarti dewa-dewa akan menyertai kita!! Itu berarti kemenangan kita telah ditentukan dari langit..!!"
Ketika ia melemparkan kepingan uang itu, yg muncul adalah sisi gambar.. Sontak Hal itu disambut gembira oleh prajurit-prajuritnya.. Karena mereka yakin bahwa Dewa Langit sudah memberikan kemenangan kepada mereka..
Hal itu membuat para prajurit berperang dengan Semangat dan Penuh Keberanian.. Dan ternyata benar, bahwa akhirnya mereka selalu menang dalam setiap pertempuran.. Hal tersebut terjadi berulang-ulang, hingga Jenderal itu dijuluki "Sang Jenderal Penakluk"..
Berabad-abad kemudian, rahasia jenderal yg tak terkalahkan itu terkuak. Bahwasanya, ternyata kepingan uang yg dilemparkan itu kedua sisinya adalah gambar! (Nah_Lo) ??
Pesan Moral :
"Sesungguhnya, Kemenangan sangat ditentukan oleh faktor Mental.. Jika secara Mental sudah Menang, maka secara otomatis kita sudah memenangkan separuh Pertandingan.."
Closing :
"Tanyakan pada diri anda, Bagaimana keadaan mentalmu hari ini??"
Bangunlah Mental yg Positif, Gigih, Pantang menyerah, sekalipun saat ini anda sedang menghadapi atau dihadapkan pada situasi yg buruk..
Dan Jadilah pemenang dalam segala situasi!
==============================
"Selamat Berkarya & Tetap semangat!!"
==============================
Modified by : ian
" Original_Share/from : MAT "
Quote utk pemimpin dan calon pemimpin
Quote utk pemimpin dan calon pemimpin:
"Jikalau engkau membangun pasukan dari 100 ekor singa dan pemimpinnya seekor anjing, maka singa-singa itu akan mati seperti seekor anjing."
"Tetapi, jika engkau membangun pasukan dari 100 ekor anjing, dan pemimpinnya seekor singa, semua anjing itu akan bertarung layaknya seekor singa."
(Napoleon Bonaparte)
Sebuah team yg kuat memang harus diawali dengan pemimpin yg kuat : kuat dalam visi, dewasa, bisa menjadi rule model, menginvestasikan keteladanan, mental yg pantang mundur dan menyerah, sekaligus motivator bagi anggota ...
So, bersiaplah dan jadilah pemimpin yg kuat..setidaknya mulai dari jadi pemimpin bagi diri sendiri..!!
" Original_Share/from : MAT "
"Jikalau engkau membangun pasukan dari 100 ekor singa dan pemimpinnya seekor anjing, maka singa-singa itu akan mati seperti seekor anjing."
"Tetapi, jika engkau membangun pasukan dari 100 ekor anjing, dan pemimpinnya seekor singa, semua anjing itu akan bertarung layaknya seekor singa."
(Napoleon Bonaparte)
Sebuah team yg kuat memang harus diawali dengan pemimpin yg kuat : kuat dalam visi, dewasa, bisa menjadi rule model, menginvestasikan keteladanan, mental yg pantang mundur dan menyerah, sekaligus motivator bagi anggota ...
So, bersiaplah dan jadilah pemimpin yg kuat..setidaknya mulai dari jadi pemimpin bagi diri sendiri..!!
" Original_Share/from : MAT "
Rabu, 05 Februari 2014
"Cara Mengatasi Penyakit Malas"
Rasa malas sejatinya merupakan sejenis penyakit mental. Siapa pun yang dihinggapi rasa malas akan kacau kinerjanya dan ini jelas-jelas sangat merugikan. Sukses dalam karir, bisnis, dan kehidupan umumnya tidak pernah datang pada orang yang malas. Rasa malas juga menggambarkan hilangnya motivasi seseorang untuk melakukan pekerjaan atau apa yang sesungguhnya dia inginkan.
Menurut (Edy Zaqeus: 2008) Rasa malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Masuk dalam keluarga besar rasa malas adalah menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban,dll.
Pendapat lain menyebutkan bahwa malas juga merupakan salah satu bentuk perilaku negatif yang merugikan. Pasalnya pengaruh malas ini cukup besar terhadap produktivitas.
Cara Mengatasi Penyakit Malas
Karena malas, seseorang seringkali tidak produktif bahkan mengalami stag. Badan terasa lesu, semangat dan gairah menurun, ide pun tak mengalir. Akibatnya tidak ada kekuatan apapun yang membuat Anda bisa bekerja. Kalau dibiarkan saja, penyakit malas ini akan semakin ‘kronis’.
Pada era globalisasi, perilaku malas sangat merugikan. Sebab, pada era ini berlaku nilai siapa yang mampu dan produktif, dialah yang akan berhasil. Tapi tentu saja, perilaku ini bukanlah kartu mati yang tidak bisa diubah.
Menurut pakar psikologi, seseorang berperilaku malas terhadap pekerjaan atau suatu kegiatan disebabkan karena dia tidak memiliki motivasi yang kuat setiap kali mengerjakan sesuatu. Oleh karena itu perlu adanya kiat atau cara mengatasi penyakit malas ini.
Seorang yang malas bekerja, motivasinya terhadap pekerjaan tersebut sangat rendah. Sikapnya terhadap pekerjaan itu cenderung negatif akibat persepsi yang diberikannya terhadap pekerjaan itu kurang baik. Ini lantaran sistem nilai yang ada dalam dirinya membuat dia berperilaku malas untuk melakukan pekerjaan itu. Sementara terhadap pekerjaan lainnya mungkin tidak begitu.
Jadi, perilaku malas merupakan hasil suatu bentukan.
Artinya, perilaku itu bisa dibentuk kembali menjadi baik atau tidak malas. Pembentukan kembali perilaku seseorang tadi sebetulnya sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, bisa orang tua, teman, atau orang lain di sekitarnya. So, dalam mengubah perilaku seseorang, yang paling mendasar adalah mengubah persepsinya.
Untuk itu, perlu mempelajari dan mengambil sistem nilai yang bisa mengubah persepsinya atau memberikan sistem nilai lain yang baru baginya.
Menurut Dollard & Miller, psikolog asal AS, perilaku manusia terbentuk karena faktor ‘kebiasaan’. Jika seseorang terbiasa bersikap rajin dan bersemangat maka ia akan selalu rajin dan bersemangat, begitu juga sebaliknya. Sehingga jika Anda tergolong pemalas, jalan untuk merubahnya adalah dengan membiasakan diri untuk melawan sikap malas. Dollard & Miller menambahkan, ‘teori belajar’ juga cocok untuk merubah sikap malas.
Belajar disini dijabarkan ‘memberikan stimulus (rangsangan) agar terbentuk respons sehingga menimbulkan drive atau dorongan untuk berperilaku. Dan kalau berhasil, Anda akan mendapatkan reward atau imbalan.
Rasa malas jelas merugikan. Obat mujarabnya adalah menumbuhkan kebiasaan disiplin diri dan menjaga kebiasaan positif tersebut. Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar, jika kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap tinggal di alam impian.
Jadi, kalau Anda ingin sukses, jangan mempermudah munculnya rasa malas... Belajar untuk Menyemangati diri anda sendiri, agar sukses dapat diraih, & sejahtera lah hidup anda serta keluarga kelak.. Amiin..
"Satu-satunya yang BERTANGGUNG JAWAB menjaga SEMANGAT saya, adalah DIRI SAYA sendiri.."
From : IZA (Irwan Nasibuhu Zebuwa)
Sumber : belajar_psikologi
Menurut (Edy Zaqeus: 2008) Rasa malas diartikan sebagai keengganan seseorang untuk melakukan sesuatu yang seharusnya atau sebaiknya dia lakukan. Masuk dalam keluarga besar rasa malas adalah menolak tugas, tidak disiplin, tidak tekun, rasa sungkan, suka menunda sesuatu, mengalihkan diri dari kewajiban,dll.
Pendapat lain menyebutkan bahwa malas juga merupakan salah satu bentuk perilaku negatif yang merugikan. Pasalnya pengaruh malas ini cukup besar terhadap produktivitas.
Cara Mengatasi Penyakit Malas
Karena malas, seseorang seringkali tidak produktif bahkan mengalami stag. Badan terasa lesu, semangat dan gairah menurun, ide pun tak mengalir. Akibatnya tidak ada kekuatan apapun yang membuat Anda bisa bekerja. Kalau dibiarkan saja, penyakit malas ini akan semakin ‘kronis’.
Pada era globalisasi, perilaku malas sangat merugikan. Sebab, pada era ini berlaku nilai siapa yang mampu dan produktif, dialah yang akan berhasil. Tapi tentu saja, perilaku ini bukanlah kartu mati yang tidak bisa diubah.
Menurut pakar psikologi, seseorang berperilaku malas terhadap pekerjaan atau suatu kegiatan disebabkan karena dia tidak memiliki motivasi yang kuat setiap kali mengerjakan sesuatu. Oleh karena itu perlu adanya kiat atau cara mengatasi penyakit malas ini.
Seorang yang malas bekerja, motivasinya terhadap pekerjaan tersebut sangat rendah. Sikapnya terhadap pekerjaan itu cenderung negatif akibat persepsi yang diberikannya terhadap pekerjaan itu kurang baik. Ini lantaran sistem nilai yang ada dalam dirinya membuat dia berperilaku malas untuk melakukan pekerjaan itu. Sementara terhadap pekerjaan lainnya mungkin tidak begitu.
Jadi, perilaku malas merupakan hasil suatu bentukan.
Artinya, perilaku itu bisa dibentuk kembali menjadi baik atau tidak malas. Pembentukan kembali perilaku seseorang tadi sebetulnya sangat dipengaruhi oleh lingkungan sekitarnya, bisa orang tua, teman, atau orang lain di sekitarnya. So, dalam mengubah perilaku seseorang, yang paling mendasar adalah mengubah persepsinya.
Untuk itu, perlu mempelajari dan mengambil sistem nilai yang bisa mengubah persepsinya atau memberikan sistem nilai lain yang baru baginya.
Menurut Dollard & Miller, psikolog asal AS, perilaku manusia terbentuk karena faktor ‘kebiasaan’. Jika seseorang terbiasa bersikap rajin dan bersemangat maka ia akan selalu rajin dan bersemangat, begitu juga sebaliknya. Sehingga jika Anda tergolong pemalas, jalan untuk merubahnya adalah dengan membiasakan diri untuk melawan sikap malas. Dollard & Miller menambahkan, ‘teori belajar’ juga cocok untuk merubah sikap malas.
Belajar disini dijabarkan ‘memberikan stimulus (rangsangan) agar terbentuk respons sehingga menimbulkan drive atau dorongan untuk berperilaku. Dan kalau berhasil, Anda akan mendapatkan reward atau imbalan.
Rasa malas jelas merugikan. Obat mujarabnya adalah menumbuhkan kebiasaan disiplin diri dan menjaga kebiasaan positif tersebut. Sekalipun seseorang memiliki cita-cita atau impian yang besar, jika kemalasannya mudah muncul, maka cita-cita atau impian besar itu akan tetap tinggal di alam impian.
Jadi, kalau Anda ingin sukses, jangan mempermudah munculnya rasa malas... Belajar untuk Menyemangati diri anda sendiri, agar sukses dapat diraih, & sejahtera lah hidup anda serta keluarga kelak.. Amiin..
"Satu-satunya yang BERTANGGUNG JAWAB menjaga SEMANGAT saya, adalah DIRI SAYA sendiri.."
From : IZA (Irwan Nasibuhu Zebuwa)
Sumber : belajar_psikologi
Selasa, 14 Januari 2014
Nikmati
Tanpa Basa-Basi, Tinggal Klik Link dari Browser HandPhone / SmartPhone anda, Lalu "Enjoy"
Http://bit.ly/TQidhe
http://bit.ly/WUOKQJ
http://bit.ly/VWfz7e
http://bit.ly/UP8bvL
http://bit.ly/VWfosF
http://bit.ly/ZLSOcu
http://bit.ly/VcEqaf
http://is.gd/nZTuZV
http://is.gd/PUOPf1
http://is.gd/dvRrbI
http://is.gd/YawghU
http://is.gd/TcfGJU
http://is.gd/swqmH0
http://is.gd/UFKeWy
http://is.gd/LrvUVU
http://is.gd/B0Vpb2
http://is.gd/bBJjiw
http://is.gd/WqqKk7
http://is.gd/ObsH4u
http://is.gd/mMisgk
http://is.gd/t7mWFC
http://is.gd/XKHhyo
http://is.gd/8dzSDi
http://is.gd/1S5P1A
http://is.gd/fhgmmg
http://is.gd/6prrJF
http://is.gd/i07uob
http://is.gd/73islP
http://is.gd/iYBnnO
http://is.gd/2wjc19
http://is.gd/3uTsvp
http://is.gd/D6HbyQ
http://is.gd/UOkBR2
http://is.gd/q7rg8x
http://is.gd/53h8Rt
http://is.gd/k1ZkEJ
http://is.gd/nBAFQZ
http://is.gd/45ZjRO
http://is.gd/fiqeUU
http://is.gd/akcuYp
http://is.gd/me4iVb
http://is.gd/A14x4th
http://is.gd/GU6L43
http://is.gd/7sz
Note : Ketagihan Diluar Tanggung Jawab Kami... :)
Http://bit.ly/TQidhe
http://bit.ly/WUOKQJ
http://bit.ly/VWfz7e
http://bit.ly/UP8bvL
http://bit.ly/VWfosF
http://bit.ly/ZLSOcu
http://bit.ly/VcEqaf
http://is.gd/nZTuZV
http://is.gd/PUOPf1
http://is.gd/dvRrbI
http://is.gd/YawghU
http://is.gd/TcfGJU
http://is.gd/swqmH0
http://is.gd/UFKeWy
http://is.gd/LrvUVU
http://is.gd/B0Vpb2
http://is.gd/bBJjiw
http://is.gd/WqqKk7
http://is.gd/ObsH4u
http://is.gd/mMisgk
http://is.gd/t7mWFC
http://is.gd/XKHhyo
http://is.gd/8dzSDi
http://is.gd/1S5P1A
http://is.gd/fhgmmg
http://is.gd/6prrJF
http://is.gd/i07uob
http://is.gd/73islP
http://is.gd/iYBnnO
http://is.gd/2wjc19
http://is.gd/3uTsvp
http://is.gd/D6HbyQ
http://is.gd/UOkBR2
http://is.gd/q7rg8x
http://is.gd/53h8Rt
http://is.gd/k1ZkEJ
http://is.gd/nBAFQZ
http://is.gd/45ZjRO
http://is.gd/fiqeUU
http://is.gd/akcuYp
http://is.gd/me4iVb
http://is.gd/A14x4th
http://is.gd/GU6L43
http://is.gd/7sz
Note : Ketagihan Diluar Tanggung Jawab Kami... :)
Langganan:
Komentar (Atom)